About

ads

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 26 Juni 2023

Setting TP Link TL-WR840N Menjadi Repeater

Menjadikan Router Wireles menjadi Repeater device extender, biasanya agar jangkauan wifi pada access point semakin luas ini biasanya dipakai pada rumah/ bangunan yang memiliki dua lantai atau lebih. Dimana posisi access point utama berada di lantai 1, sehingga sinyal wifi terkadang agak sulit diterima di lantai 2.

 

Selain itu cara ini bisa juga untuk membantu menangkap wifi yang jauh dan menyebarkan kembali di lokasi sekitar anda. Nah, berikut ini Cara setting  router (TL-WR840N)  menjadi repeater range extender.

Pertama : Terlebih dahulu Nyalakan Router TP-Link TL-WR840N dengan adaptor bawaannya, atau apabila router anda pernah dipakai sebelumnya, silahkan reset ke pengaturan awal / pabrik, dengan cara menekan tombol  WPS/Reset yang berada di belakang router (tekan terus beberapa saat sampai lampu indikator router nyala ngeblink semua, lalu lepaskan.


Kedua : Konesikan Laptop yang mau dipakai untuk setting dengan Device nya, default nama wifi  TP-Link TL-WR840N biasanya bernama TP-LINK_788C, silahkan cari Wifi SSID yang bernama TP-LINK_788C, kemudian masuk dengan password default dari device. (password default  tertulis/tertempel dibelakang device )

( keterangan belakang device)
Ketiga : Setelah konek buka browser, dan masuk ke http://tplinkwifi.net atau masukkan IP 192.168.0.1 (keterangan ini tertulis /tertempel di router),
kemudian Masukkan Username dan password defaultnya (admin – lihat di belakang device).


Keempat : Masuk pada Quick Setup, next dan pilih Range Extender, kemudian klik next untuk memulai settingan.
 


Kelima : Setelah itu akan ada tampilan nama-nama SSID dari Access Point yang aktif Wifi nya. Dalam kasus ini kita akan memperluas Wifi Signal di Lantai 2, dengan source Access Point dari lantai 1.

KeEnam : Pilih SSID Wifi Lantai 1 kemudian klik Connect.


Ketujuh : Pada halaman berikutnya kita akan melihat SSID bridge yang dijadikan source yang telah kita pilih dari Access Point tadi yaitu Wifi Lantai 1. Pada Key Type sebagai WPA2-PSKEncryption AES dan masukkan Password Wifi dari Access Pointnya (Melakukan koneksi ke Access Point di lantai 1). Kemudian lihat pada Wireless Name of Range Extender. Ini bagian settingan pada Device Repeater kita apakah akan menyebarkan SSID yang sama atau bisa dengan membuat SSID Baru dengan Customize, (Saran aja, lebih baik menggunakan SSID yang sama – Copy from Root AP, sehingga mengurangi downtime ketika kita berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Setelah itu klik next.



Kedelapan  : Setelah itu pada pilihan LAN Type saya memilih menggunakan DHCP (berbeda dengan settingan AP, pada repeater saya menggunakan IP dari DHCP Access Point di lantai 1). Langsung Klik Next.

KeSembilan : Pada halaman konfirmasi, silahkan klik tombol Finish untuk mengaplikasikan Fungsi Repeaternya.

KeSepuluh : Tunggu Rebooting device sampai 100%. Dan Selesai.

Mengembalikan File Hidden Karena Virus

Seringkali data kita, Terutama Flasdisk terkena serangan Virus. Setelah kita melakukan pembersihan dengan antivirus, data-data tersebut tidak keliahatan alias ter-hidden.


Berikut salah satu tips yang mungkin berguna bagi anda yang membutuhkan.

Kita gunakan command prompt :
Flasdisk :  F:\attrib -r -h -s -a /d /s terus enter,

NB : Perhatikan juga letak Flasdisk anda, bisa juga di G:\.

Menghapus "System Reserved" di Windows 7

 Jalankan command prompt sebagai administrator
  1. bcdboot c:\windows /s c: (tunggu sampai pesan Boot files successfully created), jika bukan pesan itu yang muncul, berarti belum berhasil
  1. Buka disk management, klik kanan pada drive C kemudian pilih Mark Partition as Active.
  1. Restart
  1. Buka disk management, hapus partisi system reserved.

Auto Login Windows Server

 Windows Registry Editor Version 5.00


[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
"AutoAdminLogon"=dword:00000001
"DefaultUserName"="Administrator"
"DefaultPassword"="ThePassword"

Or via run cmd......
control userpasswords2


0823  Penting.......
SetMKlink=0

Partition Efi System Windows

diskpart
list disk
select disk 0
clean
convert gpt
create partition efi size=100
list partition
select partition 1
format quick fs=fat32
create partition primary
list partition
exit

Setingan Windows 10 Tweaker

 






Diskpart Install Ulang Windows